Nyaneut Tradisi Minum Teh Urang Sunda


Sunda Pride Wellll...
Tak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati suasana Chanoyu atau Sado. Singkirkan juga keinginan ngeteh sore ala bangsawan Inggris yang disebut afternoon tea. Karena sesungguhnya bukan cuma Jepang, Inggris, India, China dan Thailand.

Indonesia juga memiliki budaya minum teh yang melegenda asli dari Jawa Barat. Di bumi Tatar Pasundan ada tradisi minum teh yang sakral disebut Nyaneut. Kearifan lokal Nyaneut juga kini menjadi bagian festival yang masuk dalam kalender pariwisata Jawa Barat.  

Nyaneut adalah tradisi minum teh masayarakat Sunda dimana dalam prosenya tidak sembarangan dilakukan. Terdapat serangkaian pakem-pakem tertentu yang terlah diwariskan secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Nyaneut adalah Ngetehnya Urang Sunda. Berasal dari kata ''Nyandeut'' atau minum teh bersama.

Tradisi Nyaneut pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Gunung Jati dalam dakwahnya  ketika menyebarkan agama islam di Jawa Barat. Pada saat berdakwah Sunan Gung Jati terlebih dahulu mengajak warga untuk minum teh bersama. Tujuan Nyandeut pada waktu itu adalah merebut perhatian warga dan saling mengakrabkan diri.

Tradisi Nyaneut dilangsungkan pada saat malam bulan purnama bertempat telaga atau mata air yang dapat memantulkan cahaya bulan. 

Prosesi nyaneut juga terbilang banyak dan panjang. Peserta terlebih dahulu memutar gelas searah jarum jam sebanyak dua kali. Barulah setelah itu teh boleh dicicipi . Dikutip dari berbagai sumber literasi proses menikmati tehNyaneut juga ada cara khususnya. Yakni the disimpan di ujung lidah, ke tengah lidah, ke pangkal lidah dan ditahan beberapa detik sebelum ditelan. 

Atmosfer syahdu dan hikmat mengikuti rangkaian prosesi nyaneut sambil mendegar suara alam sekitar.
Prosesi nyaneut demikian dipimpin oleh seorang yang dituakan atau pemimpin adat. Nyaneut biasanya dilakukan sambil anek hiburan dan pertujukan

Kini tradisi nyaneut menjadi ajang silaturahmi dan berkumpulnya masyarakat sambil menghabiskan waktu menonton seni pertunjukan atau wayang golek. Tradisi Nyaneut kini mulai hilang seiring berkembangnya zaman. Namun masyrakat di beberapa daerah di Jawa Barat seperti di Garut masih melestarikan tradisi Nyaneut.

 Sebagai tradisi minum teh khas Sunda nyaneut memiliki tata cara dalam prosesnya. Nyaneut menggunakan teko dan cangkir yang terbuat dari bambu untuk menyuguhkan teh nya. Tradisi Nyaneut digelar saat malam bulan purnama.Itu sebabnya lokasi Nyaneut harus di telaga atau mata air agar dapat memantulkan cahaya bulan.

Dalam prosesi nyaneut terlebih dahulu para peserta nyaneut akan memutar gelas searah jarum jam sebanyak dua kali. Aroma the kemudian dihirup dengan penuh hikmat sebanyak tiga kali. Saat teh diminum dilakukan dengan cara diseruput sebanyak empat kali. 

Dikutip dari berbagai literasi proses menikmati teh Nyaneuta ada tata cara khususnya dimana teh disimpan di ujung lidah terlebih dahulu baru ke tengah lidah lalu ke pangkal lidah dan ditahan beberapa detik sebelum ditelan. Sebagai pelengkap Nyaneut juga menyuguhkan aneka hasil bumi seperti umbi-umbian. 



Reza Fahlevi
Single mom of two. Founder Xalshe Media Creative. Now working as an editor, film scriptwriter and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com

Related Posts

Post a Comment