TANDA SYUKUR 60TH CT RASA SYUKUR YANG TAK TERBATAS

      Tanda Syukur 60 tahun Chairul Tanjung
      Sumber : detiknews

Sabtu, 23 Juli lalu saya dihubungi salah seorang crew dari detikcom lewat Direct Message Instagram mengabarkan bahwa saya terpilih diundang makan malam dan dialog bersama Chairul Tanjung di gedung Trans Media Jakarta 28 Juli 2022. Saya tertegun cukup lama mengingat yang mengirim pesan akun pribadi bukan instansi. Lalu secara berkala saya mendapatkan verified informasi lewat whatsapp dan email resmi detikcom. Saya pun langsung mengkonfirmasi kepastian akan menghadiri undangan tersebut.

Tidak peduli di Jakarta, Bertemu langsung, makan malam dan berdialog dengan seorang CT tentu ini sebuah kesempatan berharga untuk saya. Barangkali kata orang keberuntungan saya diambil semua hari ini untuk bisa bertemu dengan CT. Seorang yang saya baca bukunya dan saya kagumi sosoknya, saya memastikan akan tetap berangkat dari Bandung bagaimanapun caranya. Lalu kebetulan, semua sudah ketetapan Allah, dari tanggal 26 saya ternyata ada agenda untuk mendeklarasikan SCENATION asosiasi penulis skenario alumni scene yang mewadahi para penulis muda di daerah dari seluruh nusantara dan juga beberapa agenda perfilman lainnya yang waktunya berdekatan selama di jakarta. Menerima semua kabar baik itu tentu saja saya sangat senang dan bersemangat. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui.

SI ANAK SINGKONG MENGISNPIRASI TANPA DISADARI

       Sumber foto :  beritasatu.com

Beberapa tahun lalu saya hanya meminjam buku "Chairul Tanjung Si Anak Singkong" milik teman, lalu membacanya hingga selesai. Mei lalu saya termasuk salah satu dari 23.000 orang yang mengunduh e-book nya. Nilai-nilai hidup yang dituangkan dalam narasi buku itu menjalar ke pikiran saya. Menanamkan satu pola pemikiran bahwa segala hal yang dianggap hebat bukan karena diturunkan tapi karena diperjuangkan. Kita bisa sukses bukan karena privilege yang kita miliki tapi karena kerja keras yang kita lakukan untuk mendapatkannya. Pembangunan karakter lewat kisah hidup seorang CT yang tertuang dalam buku dengan 360 halaman itu benar-benar menjadi pegangan saya saat saya merasa tidak percaya diri dalam situasi dimana saya tidak memiliki kesempatan yang sama dengan orang lain.

Foto bersama 60 peserta bersama bapak Chairul Tanjung dan ibu Anita Rahmawati. Sumber foto : Detiknews

Yes, It works. Hingga hari ini saya selalu berusaha berfikir positif dalam setiap keadaan, berusaha kerja keras saat peluang datang, berproses tanpa cepat puas dan bersyukur untuk semua yang sudah berhasil saya dapatkan. Meskipun kesempatan saya tidak sama dengan orang lain saya tetap menghargai nilai dengan mengembangkan kemampuan diri dengan berbagai jalan agar mampu bersaing dari sisi yang lain. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tahu jadi bisa, dari bisa jadi biasa, dari biasa jadi budaya, persis seperti yang disampaikan CT.

RANGKAIAN TANDA SYUKUR 60 TAHUN CHAIRUL TANJUNG

   60 peserta terpilih menghadiri undangan makan malam dan dialog bersama CT di gedung Trans Media Jakarta. Sumber foto : Detiknews

Kamis 28 Juli 2022 saya berangkat dari gedung Yayasan Perfilman Umar Ismail menuju gedung Trans Media di jalan Kapten Tendean, setelah menghadiri seminar revolusi mental bersama Ki Slamet Raharjo, ketua Badan Perfilman Indonesia Gunawan Paggaru dan Maman AUH. Menggunakan moda transportasi online saya tiba di gedung Trans media lebih cepat. Meja pendaftaran belum dibuka. Saya sempatkan sholat dzuhur dilanjut sholat ashar di mushola  tak lupa memanjatkan syukur atas semua yang sedang saya lakukan selama di Jakarta.

■ SWAB TEST  PESERTA

         Swab Test seluruh peserta acara sebelum registrasi

Sebelum registrasi kami diwajibkan melakukan swab test. First impression saya sudah dibuat bergetar hati dengan banyaknya tanda mata yang diterima setelah melakukan registrasi. Kemudian kami diinstruksikan untuk menggunakan jaket dan lanyard yang sudah dibagikan oleh crew. Kami berkumpul di satu ruangan lalu kepala crew menyambut kami dengan ramah dan menyampaikan agenda office tour. Disaat itu saya baru tahu kalau kami berjumlah 60 orang dan menjadi tamu istimewa Pak CT di ulang tahunnya yang ke 60 ini. Terpilih dari total 22.281 downloader e-book Si Anak Singkong, dimana 13.800 orangnya mendaftar untuk bisa berdialog langsung bersama CT dan ternyata 60 orang berbaju seragam jaket hijau putih ini adalah yang dipilih oleh CT sendiri. Tentu saja yang disampaikan oleh oleh crew Trans Media itu membesarkan hati saya. Saya meneteskan air mata di balik kaca mata dan masker putih. Ucapan syukur dan sholawat tidak berhenti saya panjatkan.

Sambutan dari crew Trans media dalam rangkaian acara Tanda syukur 60th CT

Sore menjelang malam kami dibagi dua kelompok masing-masing di pimpin tour guide dari crew transmedia. Satu persatu ruangan kami singgahi. Yang pertama adalah kami menginjakan kaki di studio 1. Terlihat beberapa set program unggulan trans tv disana. Di studio 1 itu juga kami disambut oleh beberapa jajaran penting transmedia dan public figure seperti Astrid Tiar, Rian Ibram dan Ruben Onsu.

 Foto bersama 60 undangan terpilih Tanda Syukur 60th CT dengan jajaran Transmedia dan beberapa artis yang menyambut. Sumber: Detiknews

         Ucapan selamat datang dari jajaran direksi dan artis Trans tv

■ OFFICE TOUR


Setelah itu secara berturut-turut kami menuju kantor CNN Indonesia lalu CNBC Indonesia, Detik Network. Sejujurnya sepanjang menuju kantor dan studio tersebut saya hanya bisa menangis dibalik masker putih saya. Air mata saya tidak bisa berhenti.

         Kator CNN Indonesia

          Suasana kantor berita CNBC Indonesia

Dalam situasi yang sangat emosional secara pribadi itu saya menyempatkan untuk mengirim pesan ke grup keluarga. Saya mengucapkan terima kasih pada Mama di rumah lewat adik-adik di Bandung. Hari itu saya merasakan semua doa-doanya sedang bekerja. Dulu cita-cita saya menjadi jurnalis saya ingin bisa membawakan berita. Tapi jalan takdir membawa saya ke lain arah saya tidak bisa mewujudkannya. Setelah tempo hari diwawancarai dan dituliskan profilnya oleh seorang news anchor tv swasta nasional, hari ini saya ternyata bisa menginjakkan kaki di ruangan yang selama ini selalu ingin saya kunjungi. Doa-doa saya ternyata tetap Allah kabulkan, dengan cara yang berbeda dan selalu istimewa. Airmata saya tidak bisa saya tahan.


“Bila kita benar-benar berbakti kepada ibu sepenuh hati dan ikhlas, maka surga akan kita gapai di dunia. Itu yang saya alami sendiri " kata CT dalam buku Si Anak Singkong, dan itupun terjadi kepada saya.

         Suasana inserlife on air

          Kantor IT Detikcom dimana ada seluncuran khusus permintaan CT                   untuk menunjang etos kerja karyawan.

Bagian
Bagian dari CT Corp CXO Media adalah media digital yang menceritakan hal-hal yang berdampak positif untuk generasi muda.

Suasana Allo Bank Office yang milenial dan moderen pimpinan Putri Tanjung 

Saat berkeliling saya ingin berfoto satu kali saja di CNN atau CNBC Indonesia tetapi antusiasme teman-teman lain juga ingin memiliki kenang-kenangan yang sama. Akhirnya saya mengurungkan diri dan kami melanjutkan ke ruangan studio lainnya seperti insert live, kantor IT Detikcom hingga CXO dan Allo Bank office yang sangat milenial dan stylish. Rasanya jika saya bekerja disana saya enggan pulang karena atmosfer kantor yang begitu nyaman dan cantik. Kami juga sempat melihat bagaimana situasi studio saat sebuah program news sedang diproduksi dan terakhir kami menuju ballroom di lantai 8 untuk menikmati gong acara.

■ MAKAN MALAM & DIALOG  BERSAMA CT


       Suasana gala dinner bersama CT di ballroom trans media

Kami melakukan registrasi ulang untuk mengetahui tempat duduk. Saya sendiri Reza Fahlevi berada di meja nomor 9. Sebelah kanan dan kiri ballroom sudah disiapkan berderet aneka menu yang menyenangkan mata, lidah dan perut. Setelah menikmati makan malam yang nikmat, saya memutuskan sholat maghrib lebih dulu. Saat kembali ternyata yang ditunggu akhirnya terlihat di dalam ruangan ballroom yang besar. Pandangan kami langsung tertuju pada beliau, bapak Chairul Tanjung beserta ibu Anita Ratnasari duduk di meja nomor 4. Saya berjalan di belakangnya menuju meja saya. Meja 9. Ternyata tepat didepan saya, anak beliau Putri Tanjunh duduk. Perempuan muda salah satu idola saya selain Najwa Shihab, Dian Sastrowardoyo dan Maudy Ayunda.

          Putri Tanjung, she's my favorit person

Saya bahkan meminta izin pada asisten pribadinya untuk berfoto bersama Putri Tanjung. Fyi, Selama saya berkecimpung menjadi penulis skenario di dunia perfilman. Banyak sekali artis yang saya pernah temui baik sengaja atau tidak sengaja, tapi entah kenapa saya tidak pernah tergerak untuk foto bersama dengan mereka. Dan teman-teman bahkan ibu saya selalu menyayangkan hal itu. Hehe. Tapi hari itu saya benar-benar harus berfoto dengan Putri Tanjung sebagai kenang-kenangan because she's my favorit person. Dia muda, cantik, cerdas, sederhana dan visioner. Dan keinginan saya terkabul. Seperti yang sudah saya yakini mannernya sangat baik dia hangat dan ramah. Alhamdulillah.

           Suasana dialog bersama CT dan Putri Tanjung

Di moderatori langsung oleh Putri Tanjung, acara dialog bersama CT dimulai. Setiap meja diberikan kesempatan bertanya. Tiba di meja saya, sebagai satu-satunya perempuan di meja 9 saya mendapat kesempatan untuk bicara.

SELAMAT ULANG TAHUN BAPAK..

       Saya berkesempatan menyampaikan langsung banyak hal kepada bapak         Chairul Tanjung

Tentu saja ini momen yang paling saya pin. Saya sudah menyiapkan dengan baik apa yang ingin saya sampaikan sejak hari pertama saya mendapat kabar dari crew detikcom. Dalam kesempatan itu saya memperkenalkan diri, menyinggung sedikit tentang asosiasi penulis yang baru saja saya dan teman-teman penulis deklarasikan, protofolio karir saya dan tentu pengaruh besar buku Si Anak Singkong dalam kehidupan saya baik terhadap mental maupun tindakan saya. Dan akhirnya bila tamu yang lain menyampaikan pertanyaan. Maka malam itu saya memilih untuk mengucapkan secara langsung rasa terima kasih saya yang besar kepada CT. Sama seperti yang saya ucapkan kepada mama saya bahwa kehadiran mereka begitu memberikan impact yang besar dalam kehidupan saya. Banyak doa yang saya panjatkan atas semua yang saya dapatkan berkat pengaruh CT yang mungkin tidak pernah CT ketahui sebelumnya. Semoga Allah selalu memberkahi dan melindungi CT sekeluarga.

       Ibu Anita rahmawati bersama Bapak Chairul Tanjung. Sumber foto : detiknews

Satu momen yang juga membekas dalam ingatan saya malam itu adalah sikap dari ibu Anita Rahmawati. Wanita cantik yang elegan dalam balutan baju warna hitam itu dalam sebuah bacaan yang pernah saya baca katanya tegas dan punya prinsip. Malam itu saya melihat sendiri bagaimana sikapnya memang sangat perlu diteladani. Beliau pandai menghargai orang lain tanpa mempedulikan latar belakang status. Saat saya bicara di meja saya yang berada di belakangnya, ibu Anita bukan hanya menengokkan kepalanya tapi memutarkan seluruh badannya ke arah saya. Beliau menyimak dan memerhatikan semua yang saya sampaikan. Senyumnya tidak lepas dan itu sungguh sebuah penghargaan untuk saya. Tidak salah rasanya bila saya mengagumi keluarga ini.

                        Berfoto bersama Chairul Tanjung si anak Singkong  

Akhir acara seperti yang lainnya saya juga tidak ingin melewatkan foto bersama CT, karena bahkan teman SMA saya yang dulu bekerja di trans media pun belum pernah foto bersama dengan beliau. Tapi Allah memberikan kesempatan itu pada saya. Saya mengantri foto bersama bapak sampai akhirnya melewatkan kesempatan berfoto dengan ibu Anita. Jika ada kesempatan bertemu lagi saya pastikan saya harus berfoto dengan beliau.

Acara berakhir sekitar pukul 22.00 handphone saya sudah lowbat sementara saya harus memesan transportasi online. Sesuai perintah langsung dari CT, "minimal pulang pake grab car" ditunaikan oleh crew Transmedia. Saya benar-benar dibuat "susah" pulang ke penginapan karena banyaknya tanda mata yang harus saya bawa. Dua tangan saya ini sudah penuh tentengan totebag besar-besar, di pintu keluar masih juga ditambahi sederet tanda mata terakhir. Totebag yang terakhir ini paling istimewa dan khusus saya berikan untuk oleh-oleh Mama di Bandung karena itu oleh-oleh kesukaannya hahaha. Saya juga membagikan sebagian tanda mata kepada teman-teman penulis yang masih stay di Jakarta. 

      Sebagian tanda mata Tanda Syukur CT yang bisa dibawa pulang ke                 Bandung

Meskipun saya bingung bagaimana nanti di kereta kalau pulang ke Bandung, tapi pengalaman bertemu, makan malam dan berdialog dengan CT membuat saya sangat senang. Alhamdulillah. MasyaAllah tabarakallah.

Semua orang berhak untuk berhasil dan mengubah nasib serta bebas untuk memiliki cita-cita besar.
                           -Chairul Tanjung-


Rafahlevi
Founder Xalshe Media Creative. Owner Beelicious Bandung. Single mom of two. Now working as an editor, film scriptwriter and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com

Related Posts

8 comments

  1. Acaranya tenti istimewa bisa bertemu dengan pakar ekonomi dan pengusaha Chairul Tanjung termasuk buku inspirasinya

    ReplyDelete
  2. duh senangnya bisa ketemu CT, sosok yang menginspirasi semua anak bangsa bahwa sukses bisa diraih , asal ulet mencapainya
    Adik saya bekerja di bank yang didirikan CT, dan acung jempol untuk manajemennya

    ReplyDelete
  3. Wah, tau gitu titip salam buat Pak CT hehe..

    Reza sekarang lebih ke nulis skenario ya? Semoga sukses ya untuk dunia yang sebetulnya tak diniatkan tapi malah jadi kehidupan barunya.

    ReplyDelete
  4. mbaaa kamu hebat bangeeet! dari sekian banyak bisa kepilih loh!
    pasti bakal memorable bgt ya mbaa bisa bincang2 sama Pak CT dan bisa ketemu sama Mba Putri Tanjung jg. Beliau memang keren bgt untuk tips2nya sih. ceritanya jg yg luar biasa bgt perjuangannya

    ReplyDelete
  5. Pak Chairul Tanjung ini salah satu inspirasi saya untuk terus berkembang sih kak. Saya juga suka keuletan beliau dan cara beliau mendidik anak. Lain kali bisa diulas lebih detail lagi dong perjalanan Pak CT sampai sesukses sekarang...

    ReplyDelete
  6. Wow keren Mbak bisa terpilih mengikuti acara special ini. Selamat ya... Saya yg membacanya ikut terharu dengan semua kisahnya nih

    ReplyDelete
  7. MashaAllah~
    Aku ikutan bungah dengar kabar dan cerita kak Rafahlevi. Rasanya pasti senang luarbiasa dan gak akan terlupakan. Semoga langkah ini terus menanjak ke arah yang lebih sukses lagi, bertemu lebih banyak tokoh inspiratif dalam dan luar negeri.

    ReplyDelete
  8. Selamat yaaa, wah keren banget banyak hal yang terwujud bahkan bisa diundang acara eksklusif bersama bapak CT, sukses terus dan selalu membanggakan keluarga

    ReplyDelete

Post a Comment