Cek

Pangku : Bahkan Jika Ibu Tak Ada Pangku Pun Tak Punya Makna

20 comments

 
Bayangin kalo di muka bumi ini gak ada Ibu. Apa akan ada pangku dalam dimensi yang sama? Hemmhhh ternyata secara emosionalitas ibu dan pangku adalah sebuah kesatuan. Bahkan andai di bumi hanya tinggal ibu, pangku itu masih ada.

Film Pangku mengeksplorasi kata pangku lebih liar dan tajam. Tak lagi cuman milik ibu dan darah dagingnya tapi juga perempuan secara fenomenal. Yapp bersanding dengan secangkir kopi kata pangku menjadi persfektif berbeda dalam kehidupan sosial masyarakat urban pantura. 

Saya sendiri sudah janji bakalan nonton film Pangku  di hari pertama tayang. And i did! Film yang indah tanpa romantisasi. Untuk semua ibu dan semua perempuan yang bertahan dan masih terus berjuang terimakasih kita tetap waras sampai hari ini

Review  

Film dengan genre drama mengangkat social issue masyarakat urban. Berlatar pinggiran pantura dengan fenomena warung pangku. Mengambil setting kehidupan sosial masyarakat di jalur pantura, Reza Rahadian memulai debut perdananya sebagai director dengan langkah prestisius. 

Film ini detail, indah dan sederhana. Tanpa meromantisasi berlebih sebuah perjuangan tapi visual dan emosional film kuat sampai akhir cerita. Menikmati scene by scene visualnya berasa nyata. Gerah, remang dan aroma itu semua bisa dirasakan menembus layar.

Semesta film ini diambil dengan timeline cukup panjang hampir 25 tahun. Perjalanan panjang untuk sebuah film, tricky bagi sebuah film. Ada pilihan sebenarnya bagi seorang Reza Rahadian membuat film ini dengan variasi montage atau alur maju mundur dengan flash back scene, tapi Reza memilih bertutur dengan sakral dan terus berjalan searah. 

Sudah barang pasti Reza ingin visual natural tentang perjuangan seorang ibu dan dampak perjuangannya hingga akhir film. Misi suci film ini berhasil. Memang tidak ada yang lebih mengerti beratnya bertahan dan berjuang sebagai single mam dan anak-anaknya kecuali mereka yang mengalaminya sendiri. 

Konfliknya landai tak meminta penonton untuk berfikir, hanya ingin kita menikmati sebuah kisah yang dekat dengan kita tanpa disadari. Gong nya tentu saja saat lagu Ibu terdengar. Rasa penuh & sesak di dalam dada tiba-tiba menyergap, membuat sejenak mata berkaca-kaca. Banyak hal dilalui berat tapi ternyata bisa dilewati. 

Sebagai aktor pasti Reza punya banyak refrensi list cast di kantongnya. Terbukti semua peran berimbang dan membuat water marknya masing-masing. Beradu akting head to head dengan seorang Cristine Hakim, Claresta tak terlihat tenggelam sama sekali. Aktingnya tajam menyampaikan keinginan & kebutuhan seorang Kartika sebagai seorang perempuan sekaligus ibu tunggal. 

Film ini menjadi salah satu film yang rasa Indonesianya otentik sekali. Sederhana, klasik indah tanpa romantisasi perjuangan perempuan. Tak salah sudah diganjar penghargaan di BIFF sebagai rising star. Film ini sudah mengantongi 4 penghargaan di ajang internasional.

Sinopsis Film Pangku 


Kartika seorang perempuan yang bekerja sebagai penjaga warung di warung kopi pangku bertahan hidup demi membesarkan anaknya. Kartika menjalani kehidupan yang tak mudah hanya sekedar untuk mendapat hak yang sama seperti ibu lainnya. Seorang supir bernama Hadi singgah di hidupnya. Sepertinya singgahnya para supir di warung kenyataan tak selalu manis. Kartika memiliki alasan yang sama beratnya untuk memilih tetap hidup atau menyerah pada nasib.

Judul : Pangku

Sutradara: Reza Rahadian

Durasi: 104 menit

Produser: Arya Ibrahim

Perusahaan produksi: Gambar Gerak

Skenario: Reza Rahadian & Felix K Nessie

Rilis : 06 November 2025

Pemain : 
Claresta Taufan
Fedi Nuril
Christine Hakim
Mhd Arjunanta
Shakeel Fauzi
Devano Danendra









Rafahlevi
Rafahlevi is a single mom of two. Owner of Eat Beelicious who loves watch and write all the m and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com

Related Posts

20 comments

  1. Udah lama banget engga nonton film di bioskop nih, terutama film Indonesia. Sepertinya menarik karena pemerannya aktor & artis pengalaman dan berkarakter.

    ReplyDelete
  2. Barusan aku nonton ulasannya di sebuah akun YT. Sang pengulas memberikan jempol atas hasil karya perdana Reza ini. Dia tampak begitu lekat dan memahami situasi sosial yang memang telah lama terjadi di jalur pantura. Termasuk komunikasi lekat dan hubungan emosional antara para supir bis/truk dengan para pemilik warung yang ada di sepanjang jalur pantura. Dan itu adalah nyata bukan perkara yang direka-reka. Dan entah mengapa, saya jadi paham, mengapa di bagian belakang truk selalu ada tulisan tentang cinta dan keluarga. Entahlah.

    Oia, si pengulas juga menyampaikan tentang, saat dia menonton, ketika sampai pada pergulatan pangku itu, banyak ibu-ibu yang kemudian melangkah keluar. Kenapa ya? Ah jadi penasaran pengen nonton.

    ReplyDelete
  3. penasaran mau nonton gegara banyak yang ngereview di medsos
    Bertambah penasaran sesudah baca tulisannya Rafa
    Eniwei Reza berhasil karena ibunya juga single mom ya?

    ReplyDelete
  4. Keren nih, film pangku sudah mengantongi 4 penghargaan di ajang internasional.
    Beberapa kali lihat thrillernya, dan tertarik buat nonton juga. Membaca ulasan ini, jadi makin pengen nonton. Semoga bisa terlaksana

    ReplyDelete
  5. Keren emang film indo jaman sekarang. Kayak sedang bangkit-bangkitnya. Sayangnya kok Reza lagi Reza lagi. Mungkin regenerasi artis juga harus diperhatikan ya.

    ReplyDelete
  6. Film pangku ini wajib si ditonton. Apalagi yang bosen dengan horor indo lainnya. Ada juga Film Solata. Bisa cusss tonton filmnya, hehehe

    ReplyDelete
  7. Weekend ini dah rencana mau lihat film pangku. Karya reza rahardian kali ini kueren banget, liat thrillernya aja dah suka

    ReplyDelete
  8. Film Indonesia itu sekalinya bagus bener-bener bagus, tapi sering dipandang sebelah mata karena kurangnya promosi, juga besarnya stigma negatif tentang film-film Indonesia. Tapi buat yang satu ini aku yakin beneran bagus, dan bukannya overrated, melihat review ini.

    ReplyDelete
  9. Bener merasa terobati nih rasa kepenasaran saya akan Pangku ini.
    Beberapa hari lalu wara wiri di beranda x akan Pangku ini. Tapi gak detail apa
    Nah baru disini ternyata ini film yg bergenre film lucu juga yg latarnya di Pantura sana ya

    ReplyDelete
  10. Terus tersng, saya bukan penikmat film layar lebar. Tapi membaca review ini jadi penasaran juga oengen nonton. Terima kasih sharing review nya ya..

    ReplyDelete
  11. Saya penasaran sekali sama film ini. Selain debutnya Reza Rahadian, saya penasaran dengan akting Claresta yang tampil gemilang banget di Abadi Nan Jaya. Tambah lagi Fedi dan Devano.
    Makasih sudah direview ya

    ReplyDelete
  12. Waaah....saya harus nonton film Pangku mumpung masih ada di Bioskop. Baca artikel mas Rafa filmnya bagus keknya. Pemainnya juga ada pemain hebat²

    ReplyDelete
  13. Aku belum nonton Film Pangku. Dari banyak komentar, katanya emang bagus. Sebagai warga pantura, kayanya harus lihat ini. Kehidupan orang pinggir jalan dan supir yang lalu lalang, pasti banyak kisah di sana

    ReplyDelete
  14. Film ini keren sekali loh. Bahkan di sebuah wawancara, Reza sampe observasi warung remang2 di sebuah kafe yang biasa buat gituan. Ya sesuai dgn alur cerita film ini sih. Jadi akan lebih menggambarkan detail dan realitas lokasi dan sekaligus sebagai latar belakang. Pantesan udh dapat penghargaan dari internasional. Ini bukti sineas kita mampu membuat film nggak sekadar horor dan berbumbu uhuy-uhuy semata.

    ReplyDelete
  15. Aku juga nonton film ini di hari pertamanya Mbak dan asli langsung jatuh cinta sama adegan dan setting yang dibuat Reza untuk film ini. Ceritanya juga sebenarnya sederhana tapi sangat dekat dengan kehidupan kita.

    ReplyDelete
  16. Keren nih konsepnya, berani mengangkat tema di luar jalur komersil. Ada nama besar Bu Christine Hakim juga.

    ReplyDelete
  17. Sempat lewat ini iklannya, tapi aku gak faham dengan judulnya Pangku. Eh ternyata dibahas di sini. Terima kasih untuk ulasannya ya kak

    ReplyDelete
  18. Awalnya tau tuh dari tulisan teteh juga.. yang memenangkan banyak penghargaan interasyenel di kancah dunia perfilman. Lalu makin excited pas nonton podcast-nya sang sutradara aka Reza.. di Podhub. Orangnya memang se-humble itu yaa..

    Dan sungguh, ide cerita kalo di tangan seorang seniman itu jadi sebuah mahakarya yang luar biasa!

    ReplyDelete
  19. Belum nonton film ini. Belum sempat. Namun sepakat bahwa lewat film ini, Reza Rahadian gak hanya menunjukkan bakatnya sebagai aktor, juga sebagai sutradara. Apalagi ada nama besar Christine Hakim .

    ReplyDelete
  20. Aku penasaran banget sama film pangku ini, pengen banget nonton karena katanya nggak banyak bicara, tapi ekspresi matanya berbicara huhu

    ReplyDelete

Post a Comment