Cek

Dibalik Layar Panggung Wall of Fame Festival Film Bandung Ke 38

Bersama gen Z (videographer & fotografer) bertugas wawancara di wall of fam FFB 38
 

Seribu satu cerita dan pengalaman luar biasa kembali dirasakan saat bertugas kembali di wall of fame Festival Film Bandung ke 38. Saat di spill calon-calon tamu yang sudah confirm hadir, auto banyakin refrensi bahasan yang berkaitan dengan calon narsum. 

Kembali bertugas di wall of fame sebagai reporter ala-ala kalo kata pak ketupla, bikin perasaan tahun ini campur aduk. Yang pasti sodoran nama-nama bintang di jagat film nasional itu sedikit banyak bikin kita pressure. Jangan sampe terlihat gagap dan minim informasi.

Sore menuju malam itu langit Soreang kabupaten Bandung lagi-lagi mendung. Gemericik rintik air hujan syahdu turun membasahi seluruh area gedung Budaya Soreang yang kokoh. Lampu gedung yang tak menyala sebagian khawatir konsleting listrik membuat suasana menjadi sedikit temaram. 

Tapi semua itu sama sekali tak mempengaruhi sisi kanan gedung menuju pintu utama dimana wall of fame dan kamera siap menangkap gemerlapnya pesta para sineas. Audio terpasang penuh wanti-wanti agar semua suara dan info penting tertangkap di kamera. Positioning kamera, angel kamera, lighting, semua stand by di spot penting ini. 

Meng highlight setiap moment sakral penuh sukacita sepanjang awarding berlangsung. Satu per satu nama tersohor itu melenggang di karpet merah dan berlabuh di wall of fame. satu dua tiga pose ditampilkan di hadapan kamera. Lalu dimulailah sesi paling penting dari tugasku yang sesungguhnya. 

Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, sambil menyimak kukembangkan pertanyaan lain dari jawaban antusias mereka. Bukan apa-apa, pertanyaan pertama menentukan mereka mood atau tidak dengan wawancara kita. 



Lonceng akhir pesta udah berdentang
Semua bintang udah keluar ruangan
Vip room udah dibuka lagi
Tapi atmosfer di wall of fame makin riuh hangat
Kamera harus tetap menyala begitu juga microphone masih mencari mangsa wawancara

Walopun dingin & mendung diguyur hujan dari sore tapi wall of fame bersinar sampai tamu terakhir. 
Kita menyaksikan 1001 ekspresi perayaan 
Teriakan histeris dari combo antagonis televisi
Rusuhnya "guru & murid" aka om ponakan (ikutan tali kasih padahal mah hehhh 😑)
Elegansi "my heart" lady, cantik sekali masyaAllah...
Proud of Don dkk, Spotlight sang legenda
Ada juga si paling ditungguin ponakan, intro aja kita lom beres maen assalamualaikum kabur 😭 balik ngga taun depan 👊

Definitely adorable stories from walk of fame 2025
Selesai bertugas, hati kita rasanya penuh sekali 🥰 
yg kosong tempat lain *uhukkk 😂✌
POV panggung wall of fame FFB gak pernah gagal tercapture diingatan & udah aku tuangkan di blog rafahlevi.com. Jangan lupa mampir baca-baca yaa 😁

Selamat untuk semua pemenang & nominasi terpuji Festival Film Bandung 2025. Selamat juga untuk @forumfilmbdg. 

#festivalfilmbandung2025 
#ffbcomm
Rafahlevi
Rafahlevi is a single mom of two. Owner of Eat Beelicious who loves watch and write all the m and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com
Newest Older

Related Posts

Post a Comment