Cek

Seribu Satu Cerita Dibalik Layar Panggung Wall of Fame Festival Film Bandung Ke 38

14 comments

Seribu satu cerita dan pengalaman luar biasa kembali dipercaya bertugas di wall of fame Festival Film Bandung ke 38. Saat di spill calon-calon tamu yang sudah confirm hadir, rasanya dar der dor. 

Bayangkan akan satu frame dengan nama-nama aktor dan aktris film Indonesia yang luar biasa di industri film seperti Mathias Muchus, Cibta Laura, Acha Septriasa, Morgan Oey, Monna Ratuliu, Amanda Rawless, Omara Daniel, Chicco Kurniawan dan masih banyak lagi. 

Salah satu yang paling menarik perhatian tentua saja aktris muda berbakat dengan fanbase nya yang begitu loyal dan besar, Aqeela Calista. Aktris muda yang tengah bermain di sinetron stripping Asmara Gen Z ini dikonfirmasi hadir di malam puncak Festival Film Bandung 38. Jangan sampai kita kepeleset lidah hihi..

Hal pertama yang dilakukan adalah auto banyakin refrensi bahasan yang berkaitan dengan passion personal mereka. Seperti Cinta Laura dengan passionnya di dunia pendidikan kita kaitkan dengan kemungkinan ia membuat sekolah film. Atau Acha yang malam itu tampil anggun mempesona dengan gaun panjang hijau elmeraldnya begitu antusias dengan saat ditanya kemungkinan terjun di belakang layar. 

Tak kalah bikin nderegdeg adalah momen head to head dengan aktor kawakan Mathias Muchus yang malam itu dianugerahi Life Time Achievement atas dedikasi dan karyanya pada dunia seni peran selama lebih dari 40 tahun. Tentu saja pertanyaannya gak boleh ecek-ecek. Bayangkan 40 tahun di industri ini, sudah jutaan pertanyaan pasti dia dengarkan hehe. Tentunya sebuah pertanyaan krusial tersodor penuh rasa penasaran, bagaimana cara beliau tetap bersinar di era gempuran wajah-wajah baru tiap generasi.

Kembali bertugas di wall of fame sebagai reporter ala-ala kalo kata pak ketupla, bikin perasaan tahun ini campur aduk. Yang pasti deretan nama-nama bintang di jagat film nasional itu sedikit banyak bikin kita pressure. Jangan sampe terlihat gagap dan minim informasi. 

Alhamdulillah well prepare membuat semua misi terpenuhi dan wawancara berjalan lancar bahkan memantik antusias mereka saat menjawab. Tentu saja itu sebuah kebanggaan, saat mereka antusias menjawab setiap pertanyaan, bahkan sesekali ditimpali dengan reaksi "waw pertanyaan yang menarik!" Atau "ehh ko bisa tau sih?.

Bertugas sepanjang malam dengan mereka di wall of fame (videografer&fotografer)

Sore menuju malam itu langit Soreang kabupaten Bandung lagi-lagi mendung. Gemericik rintik air hujan syahdu turun membasahi seluruh area gedung Budaya Soreang yang kokoh. Lampu gedung yang tak menyala sebagian khawatir konsleting listrik membuat suasana menjadi sedikit temaram. 

Tapi semua itu sama sekali tak mempengaruhi sisi kanan gedung menuju pintu utama dimana wall of fame dan kamera siap menangkap gemerlapnya pesta para sineas. Audio terpasang penuh wanti-wanti agar semua suara dan info penting tertangkap di kamera. Positioning kamera, angel kamera, lighting, semua stand by di spot penting ini. 

Meng highlight setiap moment sakral penuh sukacita sepanjang awarding berlangsung. Satu per satu nama tersohor itu melenggang di karpet merah dan berlabuh di wall of fame. satu dua tiga pose ditampilkan di hadapan kamera. Lalu dimulailah sesi paling penting dari tugasku yang sesungguhnya. 

Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, sambil menyimak kukembangkan pertanyaan lain dari jawaban antusias mereka. Bukan apa-apa, pertanyaan pertama menentukan mereka mood atau tidak dengan wawancara kita. 

Tim Wall of fame & Tim Vlog life instagram

Lonceng akhir pesta udah berdentang, saat semua tamu dan para bintang udah keluar ruangan, ruang Vip room pun sudah dibuka lagi. Makin malam atmosfer di wall of fame justru makin riuh hangat. Kamera dan audio pun harus tetap menyala, demi menangkap momen dan  masih mencari mangsa wawancara

Walaupun dingin & mendung diguyur hujan dari sore tapi wall of fame bersinar sampai tamu terakhir. Begitulah keseruan dibalik meriahnya panggung Wall of fame Festival Film Bandung 38. Kami yang bertugas mungkin tidak sempat bergabung foto bersama dengan semua tim tapi ada kepyasan hati saat bisa memberikan kesan paling baik kepada seluruh tamu hingga mereka pulang.

Menyaksikan 1001 ekspresi perayaan para pemenang. Mendengar teriakan histeris dari dua antagonis paling ikonik pertelevisian, juga menyaksikan betapa rusuhnya  chemistry "gila" guru & murid aka om ponakan dari film Pengepungan Bukit Duri antara Moragn Oey dan Omara Daniel yang membuat pecah suasana.

Belum lagi elegansi "my heart" lady Acha Septriasa yang cantiknya bukan main, aura bintang tak terbantahkan Cinta Laura, kebanggaan tak terperi untuk Don dkk "Jumbo" hingga  spotlight sang legenda Mathias Muchus. 

Meaki begitu terasa nyaris sempurna, mission isn't complete karena seorang Chico Kurniawan. Barangkali Kakak 7 Ponakan ini memang ditunggu adik-adiknya di rumah hehe, bahkan intro pertanyaan belum selesai dia sudah kabur dari kejaran media. Semoga rahun depan kembali masuk nominasi dan kita akan bertemu di wall of fame lagi.

Definitely adorable stories from walk of fame FFB 38. Selesai bertugas, hati kita rasanya penuh sekali. senang, bangga, lega dan puas hati. Ini adalah POV panggung wall of fame FFB gak pernah gagal tercapture diingatan.

Selamat untuk semua pemenang & nominasi terpuji Festival Film Bandung 38. Selamat juga untuk Forum Film Bandung.** (rafahlevi)






Rafahlevi
Rafahlevi is a single mom of two. Owner of Eat Beelicious who loves watch and write all the m and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com

Related Posts

14 comments

  1. Waah ini nih, pertanyaan pertama menentukan mereka mood apa ngga diwawancara itu keknya peer banget ya mbak...
    Sama seperti menulis artikel. Memikirkan kalimat awal itu yang susah bangeet, tapi begitu udah ditulis biasanya malah lancar jayaa.
    Aku nih paling susah nyodorin pertanyaaan berbobot. Bisanya pasti pertanyaan standar hihii

    ReplyDelete
  2. Mengucapkan selamat juga buat semua pemenang dan nominasi terpuji di acara Festival Film Bandung 2025.

    Acara @forumfilmbdg emang keren ih... Dulu waktu perfilman Indonesia lesu, film Bandung mah tetap jalan ya

    Keren ih bisa wawancara mereka
    Menjadi bagian dari acara ini pastinya membanggakan ya

    ReplyDelete
  3. Walau dibilang reporter ala ala, tapi pastinya harus baca dan pelajari profil para artis yang akan diwawancara, ya. Tentunya paham tentang perfilman Indonesia juga, nih. Seru pengalamannya.

    ReplyDelete
  4. Wow.. Mba Rafa keren sekali. Bersyukur sekali bisa jadi tim Wall of fame di Festival Film Bandung ke 38. Pastinya ini moment menggembirakan bisa satu frame dengan aktor dan aktris terkenal Indonesia.
    Khusus Mas Mathias Muchus yang dianugerahi Life Time Achievement yangsudah 40 tahun berkarya. Saya tahu beliau sejak main Losmen di TVRI sebagai Tarjo anak Pak Broto hehehe.

    ReplyDelete
  5. I definitely envy your Rafa. Beruntungnya dirimu bisa terlibat di event ini bahkan menjadi pewawancara para bintang di Wall of Fame. Berasa gak sih kita kumel di antara para lady (actress) yang ada di dekat kita? Duh kalau saya sih sudah geregetan pengen nanya rahasia perawatannya. Ya gak sih? Again, congratz ya Rafa. Ini pasti jadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Apalagi saat ketemu Mathias Muchus, sang legenda, yang hingga kini masih eksis dan produktif. Saya kalau ketemu beliau pasti norak deh. Apalagi berasal dari kampung yang sama hahahaha.

    ReplyDelete
  6. Wah keren Rafa selalu setia mengawal Festival Film Bandung
    Jadi tahu tentang banyak aktris/aktor Indonesia yang baru saya baca dari blognya Teh Rafa
    Semoga perfilman Indonesia semakin berkibar dan bisa menembus internasional ya?

    ReplyDelete
  7. Kerasa banget mbak... deg-degannya pas nama-nama besar mulai di-spill, apalagi kebayang suasana Wall of Fame di Gedung Budaya Soreang. Aku kebayang dirimu lari-larian antara kamera, audio, dan mikirin pertanyaan biar gak terkesan ecek-ecek, apalagi harus head to head sama Mathias Muchus pasti bikin merinding sih. Aktor senior. Keren! Pasit ini pengalaman yang susah dilupain.

    ReplyDelete
  8. Keren Teh Rafa, bisa bertemu banyak sineas, apalagi mewawancarai mereka langsung, beeuh, kalau daku kek nya bakalan nge-blank dan gugup nih semisal berhadapan dengan mereka hehe

    ReplyDelete
  9. Reporter ala-ala yang kudu well prepare ya, Teh. Yang ditemui sineas-sineas berbakar yang sudah malang melintang di layar kaca. Keren banget.

    ReplyDelete
  10. Bekerja di industri ini, memang selalu honored ketika dapat kesempatan "meliput" event bertabur para public figure. Udah lama gak update dunia persinetronan, udah gak tau siapa itu Aqeela.

    ReplyDelete
  11. Senang sekali ngejob sekalian fans meeting ini namanya.
    Iya sih ya, kalau sudah berhadapan dengan Mathias Muchus pasti pengen nanyain sesuatu yang barangkali belum pernah diajukan selama masa karirnya yang sudah empat dekade. Jadi nanya apa saja mbak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pastinya beberapa pertanyaan lumayan berat yang bikin saya aja deg-degan nanyainnya Kak Annisa hahhaa..
      Gratefully.. beliau excited dan antusias dengan semua pertanyaan yang diajukan..
      How satisfiying am i hihi...

      Delete
  12. Waah, kak Rafa keren bisa ikutan perhelatan akbar ini. Ada mathias muchus dan acha juga ya. Aku udah lama nggak liat mereka wara wiri di tivi. Tapi ikut seneng acara Forum film gini mengapresiasi banyak talenta yang potensial dalam berkarya. Salut deh. 😍

    ReplyDelete
  13. Keren banget mbak, ketemu banyak artis bahkan mewawancari mereka. Iya sih, mesti banyak risetnya ya, karena pertanyaan pertama kalau bikin mereka antusias, pasti mereka nggak bakal buru-buru kabur dengan berbagai alasan saat ditanya

    ReplyDelete

Post a Comment