BEHIND THE SCENE THE ULTIMATE WEDDING ON PANDEMI COVID

 

Masa PPKM diperpanjang tapi masa kejombloanmu diperpendek. Daebak!! Jodohmu justru datang di masa pandemi. Panik gak? Panik gak? Apa yang mesti kamu lakukan? Pernikahan impianmu bisakah diselenggarakan di masa PPKM? Tenang.. inhale exhale.. The Ultimate Wedding rasa PPKM bisa jadi pilihan.

"Kalau Tuhan sudah menautkan dua hati, cinta akan menemukan jalannya" kira-kira begitulah kata dialog drakor hehe.. Rafahlevi.com akan memberimu sedikit pencerahan menghadapi situasi manis-manis mumet menuju hari pernikahan. Yang pasti sebelum kamu menuju ke hari bahagiamu, kamu wajib tahu apa yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan supaya hari H mu terwujud sesuai harapan.


1. Buatlah Rancangan Anggaran Biaya dan Alternatif Plan


Penting buat kamu menjadi seorang yang kalkulatif di masa-masa persiapan pernikahan. Hal ini akan membantu kamu lebih terperinci dalam menyusun Rancangan Anggaran Biaya. Keputusan tidak menggandeng Wedding Organizer tentu membuat list pengeluaran kamu terselamatkan dalam jumlah lumayan tapi konsekuensinya kamu mesti detail memperhitungkan segala kemungkinan pengeluaran dari hal terkecil sekalipun. Buatlah Rancangan Anggaran Biaya dan diskusikan bersama pasanganmu. Dengan komunikasi yang jelas dan terbuka tentu hal sensitif seperti budget tidak akan menjadi kerikil pernikahanmu di kemudian hari. 

Ingat juga untuk menunjuk seseorang dari circlemu yang bisa diandalkan untuk membantumu mengorganize semuanya. Tuliskan daftar segala persiapan yang dibutuhkan dan alternatif planning yang bisa menjadi safety key bila rencana utamamu terkendala berbagai hal.

2. Pilih Tema / Konsep yang Simple


Dimasa serba dibatasi seperti sekarang ini, kamu dituntut bijak memahami situasi. Demi kenyamanan bersama dan kelangsungan hari terbahagiamu, pilihlah tema dan konsep pernikahan yang tidak terlalu berat namun tetap khidmat. Ambil gaya rustic atau tropical untuk konsep pernikahan yang tidak terlalu memakan dekorasi berat. Sebaliknya jangan ambil gaya vintage atau etnik multicultural yang memang menonjolkan dekorasi berat dan rangkaian acara yang panjang. Seandainya tidak melangsungkan berbagai ritual adat toh pernikahanmu akan tetap sah di hadapan Tuhan, negara dan masyarakat. 

Untuk pertimbangan budget, melangsungkan acara pada siang hari lebih hemat dibandingkan malam hari. Buat acara pernikahan berlangsung dalam satu hari saja. Hindari foto prewedd karena trend tidak efektif dan trend saat ini justru adalah post foto alias foto setelah menikah, bisa juga kalian lakukan saat berbulan madu. Pilih vendor decor dan venue yang ramah dan dinamis sehingga diskusi berjalan terbuka. Untuk hal ini kamu bisa meminta rekomendasi orang terdekatmu untuk melihat track recordnya. 


3. Maksimalkan Kekuatan Media Sosial


Tanpa mengurangi rasa hormat batasi tamu undangan. Selain berkaitan dengan menaati aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, limited seat akan menjaga kekhidmatan berlangsungnya acara sakralmu dan pasangan. Biarkan relasi mengetahuinya dari postingan kalian dan orang terdekat di venue yang mewartakan.

Tidak usah cemas, pernah melihat royal wedding anggota kerajaan inggris atau ultimate wedding aktor Rain pemeran Lee Young Jae di drama korea FullHouse dengan  aktris cantik Kim Tae Hee. Apa persamaan keduanya? Pernikahan mereka hanya dihadiri keluarga kedua belah pihak, meski begitu semua orang bisa melihat pernikahan indah mereka. Kenapa bisa demikian? Semua berkat The power of Social Media. Kamu tentu juga bagian dari pengguna media sosial bukan? Tak peduli aktif ataupun pasif, saatnya kekuatan media sosial berlaku untuk berita bahagia ini. Selamat mengamini doa-doa baik dan ucapan selamat yang akan membanjiri kolom komentar kalian. 


4. Doble Check Segala Persiapan


Harus juga kalian lakukan sebelum merasa semua persiapan selesai adalah doble check. Ingat list yang tadi kalian buat di poin 1, disinilah list itu akan berguna. Setelah semua persiapan dirasa nyaris 100% sempurna pastikan hal-hal kecil tidak terlewat. Mengingat acaramu akan berlangsung di masa pandemi seperti saat ini maka pastikan kenyamanan dan kelancaran acara akan melewati screening akhir protokol kesehatan yang ketat berupa SWAB. 


5. Berfikir Jernih dan Fokus 


Menyiapkan hari pernikahan bukan sesuatu yang mudah. Butuh fokus pikiran yang menguras energi. Itu mengapa banyak pasangan memilih menyerahkan pada Wedding Organizer, agar pasangan calon pengantin fokus menyiapkan mental. Sesungguhnya menyiapkan mental bukan cuma untuk membangun rumah tangga. Pada kenyataannya menyiapkan hari bahagia pun dibutuhkan mental baja bagi beberapa pasangan. Ini seperti "cobaan" menjelang menikah.

Sekiranya tubuhmu sudah butuh istirahat dan pikiran sudah tidak jernih maka istirahat. Serahkan finishing touch kepada orang yang sudah kamu andalkan sejak awal persiapan. Kembalikan fokusmu dengan cara merawat diri dan bercengkarama bersama keluarga. Dengan melibatkan keluarga, kalian akan menerima dukungan dan informasi valid dalam kondisi apapun.


Nahh... semoga bermanfaat lima hal yang perlu kamu perhatikan bila ingin mempersiapkan pernikahan di masa pandemi seperti saat ini. Jaga kesehatan terus karena menemukan jodoh butuh energi. 


Rafahlevi
Founder Xalshe Media Creative. Owner Beelicious Bandung. Single mom of two. Now working as an editor, film scriptwriter and content creator. An ambivert who loves watch and write all the time. Self improvement enthusiast. Bussiness/Collabs enquiries rafahlevi.ez@gmail.com

Related Posts

14 comments

  1. catet ah:
    "Kalau Tuhan sudah menautkan dua hati, cinta akan menemukan jalannya" hehehe

    saya setuju untuk serahkan ke Wedding Organizer aja karena mereka sudah profesional sehingga gak terjadi hal hal yang membuat pengantin menyesal kemudian

    ReplyDelete
  2. Sekarang zaman serba mudah dan praktis, jadi untuk menyiapkan kegiatan pernikahan bisa pakai jasa yang simpe seperti wedding organizer jadi semakin gampang dalam hal pernikahan.

    ReplyDelete
  3. Menyiapkan hari pernikahan memang bukan sesuatu yang mudah, betul sekaliii. Mau undangannya ribuan, ratusan, atau cuma kurang dari 20 orang seperti pandemi sekarang, stresnya menurut saya bagi manten pasti sama aja. wkwkwk.

    Kebantu banget sama medsos sekarang ya. Kita bisa undang via medsos. Pake video khusus misalnya. Banyak teman saya melakukannya. Lagi ngetren juga.

    ReplyDelete
  4. menyiapkan pernikahan di masa pandemi memang tidak mudah, tapi asal dilakukan dengan serius dan penuh perhitungan, pasti akan sukses dan berkesan

    ReplyDelete
  5. Setiap perencanaan, apapun itu eventnya, selalu berangkat dari ketersediaan dana. Dari titik ini seberapa luas ide dan pengaturan akan beranjak. Baik itu dekorasi, outfit, catering, bahkan sampai ide-ide di luar standard. Saya sempat mengelola WO sekitar hampir 7tahun. Dan apa yang saya sampaikan beranjak dari pengalaman.

    ReplyDelete
  6. kalo di masa pandemi kayak gini, bikin acara nikahan jadi (relatif) irit kan ya
    banyak hal2 yg bisa dikepras.
    Yg penting, semoga acara lancar
    RumTang sakinah mawaddah wa rohmah

    ReplyDelete
  7. Tantangan banget ya menyiapkan pernikahan di masa pandemi seperti sekarang... Meski sebenarnya bisa jadi lebih irit ya karena gak perlu undang banyak2 orang..

    ReplyDelete
  8. Etapi pernikahan saat pandemi nih malah ngirit yak soalnya gak boleh ngundang banyak2. Hihi.. Ehmm tp meskipun gak boleh berkerumun banyak orang tetep klo mo nikah mah stress. Betul pake wedding organizer aja. Gak ribet

    ReplyDelete
  9. Masa pendemi seharusnya tidak mengurangi kesakralan pernikahan. Tulisan ini dapat membuat pernikahan penuh makna, meskipun harus menjalani new normal di masa pendemi

    ReplyDelete
  10. Di masa Pandemi ini memang cukup mumet mengadakan resepsi apalagi klo sampai meriah ga sedikit yg pada akhirnya menunda .
    Setuju utk setiap poin 2nya dan kalimat acara sederhana ga akan mengurangi ke khidmat-an suatu pernikahan

    ReplyDelete
  11. wah iya, pasti ada hal hal baru yang harus dipersiapkan saat harus melakukan pernikahan di tengah pandemi ya mbak
    jadi pengalaman seru yang tak terlupakan

    ReplyDelete
  12. Harus Lebih matang lagi untuk mempersiapkan pernikahan di masa pandemi ini

    ReplyDelete
  13. Persiapan pernikahan di masa pandemi sebenarnya lebih mudah dan mudah ringan. Apalagi untuk tipe kayak saya yang mencukupkan dengan woro-woro kalau saya sudah jjadi istri fulan.
    Ga perlu membuat pesta besar apalagi mengundang ratusan orang.

    ReplyDelete
  14. Nah iya, biar nggak ribet percayakan ke WO aja detail acaranya. Jadi calon pengantin bisa memikirkan persiapan lain, seperti persiapan mental, biaya, mau tinggal di mana setelah nikah, dll. Tips di atas ngebantu banget buat capeng.

    ReplyDelete

Post a Comment